Sabtu, 08 Maret 2014

Hilang Ketika Usia Berusia 5 Tahun Kini Akhirnya Dia Ditemui


Hilang Ketika Usia Berusia 5 Tahun, Kini Akhirnya Dia Ditemui
Hilang Ketika Usia Berusia 5 Tahun, Kini Akhirnya Dia Ditemui - INDIANA : Richard Wayne Landers Jr. hanya berusia lima tahun apabila dia dibawa lari oleh datuk dan neneknya hanya kerana mereka berebut hak penjagaan budak berkenaan daripada ibu kandungnya sendiri.
Kini selepas 19 tahun, Richard akhirnya ditemui dan sudah berusia 24 tahun.
Dia menghilangkan diri bersama datuk dan neneknya dari Fort Wayne, dan kini ditemui di Long Prairie.
Richard telah berkahwin dan sedang menunggu kelahiran cahaya mata pertama manakala datuk dan neneknya pula menetap di kawasan berhampiran.
Ibunya, Lisa Harter yang dimaklumkan mengenai penemuannya itu oleh pasukan penyiasat, meloncat kegembiraan dan kini berharap dapat bertemu semula dengan anak kandungnya yang telah lama terpisah.
Lisa telah berkahwin lagi dengan Harter.
Polis setakat ini masih belum menentukan sama ada datuk dan nenek Richard iaitu Richard E. dan Ruth A. Landers akan didakwa.
Mereka menculik kanak-kanak itu pada bulan Julai 1994 selepas kecewa kerana kes penjagaan cucu mereka itu ditangguhkan.
Kes itu dibuka semula pada bulan September lalu selepas Harter menyerahkan kad pengenalan anak tirinya itu kepada polis.
Susulan itu, polis melakukan pengecaman dan terus memulakan siasatan dengan bantuan FBI.
Mereka akhirnya dapat mengesan kedudukan Richard dan siasatan yang dijalankan mendapati datuk dan neneknya menjaganya dengan baik. – MyNewsHub
ReadFull Article ..

Jumat, 07 Maret 2014

PLTN REVOLUSI KEBIASAAN INDONESIA

Rencana pembangunan PLTN di Indonesia sebagai solusi krisis energi
belakangan ini menuai protes yang tidak sedikit. PLTN yang muncul sebagai dewa
penyelamat bertabir �listrik mudah, aman, dan ramah lingkungan�, tampaknya tidak
mudah menghapus deretan daftar dosa nuklir yang sudah mendarah daging di Indonesia.
Benarkah Indonesia membutuhkan PLTN sebagai solusi krisis energi berkepanjangan di
negeri ini?
Rencana pembangunan PLTN pada 2016 yang harus mundur sampai tahun 2020
sudah cukup memperlihatkan betapa Negara kita belum siap menyongsong �dewa
penyelamat� energi ini. Hal ini cukup beralasan, karena PLTN tidak bisa dibangun di
tempat yang rawan gempa. Hal ini ditakutkan bisa mengakibatkan kerusakan pada
komponen vital reaktor yang bisa berakibat fatal.
PLTN diagung-agungkan sebagai pembangkit listrik yang murah. Biaya bahan
bakar yang diklaim lebih murah, serta biaya operasional yang lebih sedikit dari
pembangkit listrik lainnya dianggap sebagai daya tarik utamanya (Indonesia sangat tahu
hal ini benar, karena pemerintah umumnya cenderung �pelit� dalam hal memberi dana
untuk sesuatu yang penting). Ditambah lagi PLTN adalah salah satu pembangkit listrik
yang eco-friendly. Minimnya emisi karbon dan minimnya radiasi (tentunya jika semua
prosedur dipatuhi) membuatnya pantas dibangun demi alas an lingkungan hidup yang
kini sudah saatnya diberi perhatikan lebih.
Hal yang harus diperhatikan adalah masalah kecelakaan. Kejadian di Chernobyl,
Ukraina, sudah cukup untuk menjadi teladan bagi bangsa lain yang ingin membangun
PLTN (walaupun sebenarnya hal ini sidebabkan murni human error dan tidak
dipatuhinya standar keamanan dengan tidak membangun containment bulding/bangunan
penahan). Hal inilah yang mengakibatkan kecelakaan reaktor sebagai masalah yang
tidak bisa dipandang sebelah mata. Resiko radiasi sinar gamma yang beresiko
mengakibatkan kanker dan mutasi genetik adalah mimpi buruk bagi setiap orang yang
pernah menyaksikannya.
Hal yang paling ditakutkan adalah bahwa teknologi ini harus dikerjakan oleh
bangsa Indonesia (yang tidak perlu lagi diragukan kelalaiannya). Jangankan PLTN
yangmerupakan teknologi termutakhir dalam bidang energi, pembangkit listrik tenaga
bahan bakar saja sudah �kelimpungan� di sana-sini jika ada kerusakan, pake nyalahin
orang lain lagi. Rencana merekrut ahli dari luar negeri semakin menunjukkan
ketergantungan bangsa ini dengan negara luar. Saya rasa hal ini sah-sah saja, selama
masih memberikan tinjauan yang baik yang baik dan tidak merugikan bangsa kita.
Jika pemerintah tetap �ngotot� ingin membangun PLTN, maka negara ini harus
siap-siap mengalami revolusi kebiasaan besar-besaran pada kebiasaan bangsa ini yang
suka �sembrono�. Pemerintah dan BATAN harus bisa memberikan rasa aman bagi
penduduk di sekitar PLTN. Penelitian lebih lanjut dan lebih intensif dalam cara
mengolah limbah nuklir dan pada proses decomissioning harus dilakukan. Tidak
mungkin kita harus menunggu selama 60 tahun (dengan teknologi termutakhir untuk
mempercepat limbah nuklir meluruh) untuk menunggu limbah nuklir aman bagi
lingkungan.
Seharusnya, pemerintah lebih menggalakkan penelitian terhadap sumber energi
terbaharui. Bukankah sumber energi terbaharui lebih aman dan ramah lingkungan?
Bukankah sumber energi ini lebih murah? Bukankah potensi energi terbaharui sebagai
sumber pendapatan yang menguntungkan setiap orang lebih besar? Memang sumber
energi terbaharui tidak mengtinjauankan daya yang tidak sebanding dengan nuklir, tapi
tetap saja manusia sangat membutuhkan rasa aman yang sudah merupakan hak dasar
setiap orang.
Jika manusia disuruh memilih antara hidup berkecukupan dengan rasa aman,
pastilah setiap orang yang normal akan memilih rasa aman (bukankah jika ada bencana
alam semua orang lebih dahulu menelamatkan diri, bukan hartanya?). Untuk itu, jika
pemerintah ingin membangun PLTN, sebaiknya dipikirkan lebih lanjut dan lebih
mendalam, apa baik dan buruknya. Pemerintah dan para ahli nuklir harus mau bekerja
keras dan tidak main-main karena hal ini mempertaruhkan nasib khalayak ramai.
Semoga BATAN tetap menaati visi mereka, menciptakan teknologi nuklir
berkeselamatan handal.


Artikel terkait :
1. Balada PLTN di Indonesia

2. Nuklir Penyelamat Peradaban

3. Dilema Pembangunan PLTN di Indonesia

4. PLTN = Revolusi Kebiasaan Indonesia

5. Nuklir, Ancaman atau Solusi ?

6. Atasi Krisis Energi & Global Warming Dengan Teknologi Nuklir

7. Nuklir sebagai Solusi Bergengsi

8. Status Nuklir Ekonomis, tetapi Membawa Bencana

9. PLTN, Teknologi Prospektif Untuk Masa Depan

10. Nuklir Tidak Ramah Tapi Kita Membutuhkannya

11. Reaktor Energi Nuklir

12. Energi Nuklir Sebagai Pembangkit Listrik

13. PLTN tunjang Produksi Listrik Indonesia

14. Bahaya Radio Aktif dari PLTN

15. Resiko dan Masalah dari PLTN

16. Proses kerja PLTN sebagai pembangkit listrik

17. Pemanfaatan energi Nuklir dan reaksi energi nuklir

Krisis Energi dan PLTN di Indonesia

19. Reaksi dan Energi Nuklir

20. Sejarah penggunaan Energi nuklir

21. Energi Nuklir : Kelebihan dan Kelemahan

22. Energi nuklir dalam Memenuhi Listrik Indonesia

23. Prinsip kerja PLTN

24. PLTN di Indonesia

25. Sejarah singkat Pembangunan PLTN di Indonesia

26. Indonesia, Energi dan Teknologi Nuklir
ReadFull Article ..

Kamis, 06 Maret 2014

Pesona Keindahan Pantai Sowan di Tuban

Kabupaten Tuban memiliki banyak kawasan pantai dengan panorama yang indah dan menawan.

Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban
 Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban 
Salah satunya adalah Pantai Sowan yang berada di Desa Bogorejo ,  Kecamatan bancar, sekitar 35 km arah barat dari pusat kota.


Pantai  yang menjadi salah  satu destinasi wisata di Tuban ini berada di areal yang sangat luas milik Perhutani daerah setempat.


Untuk menuju ke Pantai Sowan cukup mudah karena berada tak jauh dari jalur Pantura yaitu Jalan Raya Semarang – Surabaya dengan banyak angkutan umum yang melewatinya.


Untuk memasuki wisata ini dikenakan tiket masuk Rp 3000/orang.


Berada di Pantai Sowan, pengunjung bisa menikmati panorama ala pantai dengan banyak perahu dan aktifitas nelayannya.



Kontur tanah di sekitar pantai bergelombang seperti bukit. Banyak terdapat pohon dengan jenis tertentu yang oleh warga setempat disebut dengan Tapis. 
Banyak warga yang  memetik buah Tapis yang  berbentuk seperti asam itu dengan galah  karena  ternyata bisa bermanfaat sebagai campuran untuk sayuran. 

Caranya dengan  mengumpulkan dan mengecambahkan biji Tapis yang telah kering. Kecambah biji Tapis yang  disebut Ale itu kemudian dimasukkan ke dalam sayuran untuk memberi sensasi rasa tertentu yang nikmat.Ale itu sendiri biasa jual dengan harga Rp 8000/kg.


====================

Baca juga dan Klik artikel menarik berikut ini  :

Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban


Main Game = Dapat Dollars   


Instant Access To Get Freelancer Jobs 

Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter

Peluang Mendapatkan Dollar Via Internet 

Museum Santet Di Surabaya

Tips Memasang Iklan Di Blog 

Share Status di Fb/Twitter Dapat Komisi 

Pada bulan-bulan tertentu, di sekitar pantai Sowan banyak terdapat warga yang turun ke pantai untuk memanen semacam ganggang berwana hijau untuk   digunakan sebagai lalapan atau keperluan lainnya.


Suasana di sekitar pantai tampak hijau dan asri. Di tengah semilirnya hembusan angin dan di bawah naungan pepohonan, sungguh terasa sangat mengasyikan menikmati wisata pantai dengan ombaknya yang tenang ini.


Apalagi di pantai ini   juga terdapat  pasir putih dan banyak bongkahan batu besar berwarna orange yang semakin menambah pesona  keindahannya. 


 Walau tampak tenang,  pengunjung diharapkan tetap berhati-hati dalam bertindak dan berbicara ketika berada di Pantai Sowan ini. Terlebih pada bulan Januari 2012 yang lalu di Pantai Sowan ini menelan korban yang meninggal dunia ketika berada di  sana.

Selain itu, di wisata Pantai Sowan yang juga menjadi Bumi Perkemahan ini  juga banyak terjadi kasus kesurupan atau kerasukan yang dialami oleh pengunjung. 


 Entah itu karena faktor kelalaian  pada diri korban, lingkungannya yang masih bernuansa mistis dan magis, faktor adanya dua makam  ( entah makam siapa ) di sekitar lokasi atau faktor lainnya.

Karena pesona alam dan lingkungannya yang indah dan masih alami itu menjadikan Pantai Sowan ini tampak berbeda dengan pantai-pantai lainnya yang ada di Tuban.











ReadFull Article ..

Rabu, 05 Maret 2014

Baldwin Street Jalan Paling Curam di Dunia




Baldwin street sepanjang 350 meter yg terletak di pekan dunedin selatan new zealand ini telah di iktiraf sebagai jalan paling cerun di dunia..bermula seperti jalan biasa dan jalan ini mula mendaki sehingga 19 darjah. jom saksikan foto-foto tersebut:

 Ia terletak di pinggir North East Valley, 3.5 kilometer di timur laut pusat bandar Dunedin. Pada tahap maksimum, kecerunan Baldwin Street adalah kira-kira 1:2.86 (19 ° atau 35%) – iaitu, untuk setiap 2.86 meter perjalanan secara mendatar, ketinggian akan meningkat sebanyak 1 meter.sumber

  
Baldwin Street, terletak di bahagian pinggir bandar Dunedin di selatan New Zealand, merupakan pemegang rekod dunia Guinness sebagai jalan paling curam di dunia.









ReadFull Article ..

Selasa, 04 Maret 2014

Jumpa tengkorak di Marikh

Tengkorak di Marikh?




GAMBAR dalam bulatan menunjukkan objek mirip tengkorak manusia yang ditemui di Planet Marikh.SYDNEY - Seorang pemerhati objek terbang yang tidak dikenali (UFO), Michael Middleton menjadi terkenal selepas dia mendakwa terdapat tengkorak dalam gambar planet Marikh yang dirakamkan oleh Pentadbiran Aeronautik dan Angkasa Lepas Kebangsaan (NASA) milik Amerika Syarikat (AS), lapor sebuah akhbar semalam.

Middleton menemui objek yang menakutkan itu dalam sekeping gambar yang dirakamkan oleh kapal angkasa kawalan jauh iaitu Spirit Space Robot milik NASA dan disiarkan di laman web agensi berkenaan baru-baru ini.
Penemuan itu berlaku selepas satu objek yang didakwa sebagai tengkorak makhluk asing dijumpai di permukaan Marikh baru-baru ini.
Warga Australia tersebut mendakwa tengkorak berwarna putih seperti tulang manusia itu kelihatan terserlah berbanding latar belakang permukaan planet itu. - Agensi
ReadFull Article ..

Senin, 03 Maret 2014

Kenapa IHSB tuntut dari kerajaan negeri

Harakahdaily  

Taufik Naaim, 07 Ogs 2013
Sepertimana terbitnya keterangan saya yang lepas tentang masalah tuntutan tunggakan gaji yang diajukan kepada YAB Menteri Besar Kedah, saya ingin memberikan pencerahan kenapa isu tuntutan itu ditujukan kepada beliau.

Dengan rasa rendah diri, kami ingin melahirkan rasa kesal apabila YAB Menteri Besar yang juga Pengerusi Ahli Lembaga Pengarah KUIN yang kami hormati, membuat kenyataan bagaikan entiti IHSB dan setiap kakitangan yang bekerja di dalamnya tidak mempunyai apa-apa kaitan dengan Kerajaan Negeri.

Seperti yang saya jelaskan di dalam keterangan sebelumnya, punca kegagalan IHSB membayar gaji kami adalah kerana berlaku masalah aliran kewangan. IHSB dan anak syarikat lain menyediakan kemudahan pembelajaran dan sumber tenaga manusia untuk membolehkan pelajar-pelajar KUIN mendapat servis dan kemudahan yang mereka bayar.

Segala apa yang disediakan oleh IHSB untuk pelajar KUIN telah diperincikan di dalam invois bayaran kepada Bendahari. Invois itu telah dipersetujui dibayar oleh KUIN sebagaimana pembayaran yang dibuat sehingga sekurang-kurangnya April lalu. Namun tiada bayaran dibuat untuk invois bulan Mei hingga kini.

Dengan ini, saya tidak menafikan apa-apa jenis masalah pengurusan dan halatuju syarikat. Tetapi saya menerangkan bagaimana kami dibayar, untuk apa kami dibayar dan siapa yang perlu menjelaskan bayaran.

Penerangan ringkas:
1. IHSB sediakan servis dan kemudahan kepada pelajar KUIN
2. Pelajar bayar yuran kepada KUIN
3. KUIN akan membayar invois yang tertakluk kepada servis dan kemudian yang disediakan IHSB

Oleh sebab itulah kami sebulat suara, cuba membawa isu ini kepada perhatian YAB Menteri Besar sebagai Pengerusi Ahli Lembaga Pengarah KUIN. Kerana kami percaya YAB Menteri Besar akan menjaga kebajikan pelajar dan kakitangan yang berkhidmat untuk INSANIAH.

Seiring dengan status KUIN sebagai sebuah badan berkanun Kerajaan Negeri. Maka tidak menjadi sesuatu yang janggal untuk mengajukan isu tuntutan ini kepada Kerajaan Negeri sendiri.

Ketahuilah, bahawasanya kami hanyalah kakitangan yang diamanahkan tugas untuk mengoperasikan IHSB dan memastikan segala bentuk servis dan kemudahan disampaikan kepada pelajar KUIN. Untuk menafikan hak kami untuk dibayar gaji, adalah sesuatu yang amat dikesali.

Berkenaan penjelasan status perjawatan kami, sememangnya kami bukanlah di ambil bekerja di bawah Kerajaan Negeri. Kami semua tertakluk kepada perjawatan di bawah IHSB. Namun begitu, penyelesaian masalah bayaran invois dan halatuju anak syarikat oleh YAB Menteri Besar akan dapat memberi gambaran kepada status perjawatan kami.

Sepertimana hari ini, status kami tergantung kerana tiada maklumbalas yang spesifik terhadap kelangsungan halatuju syarikat daripada Kerajaan Negeri dan YAB Menteri Besar menerusi KUIN. Dan tunggakan bayaran menyebabkan kami tidak mendapat hak kami untuk dibayar gaji.

Maka dengan itu kami amat berbesar hati untuk bekerjasama dengan pihak Kerajaan Negeri dan YAB Menteri Besar untuk menyelesaikan masalah ini dengan kadar yang segera untuk membolehkan masalah pembayaran ini diselesaikan sebelum 30 Ramadhan sempena sambutan Hari Raya.

Penerangan ini tertakluk kepada pemahaman saya melalui rujukan invois dan perjanjian di antara IHSB dan KUIN. Penerangan ini juga tidak berniat untuk menunding jari kepada mana-mana pihak, sebaliknya hanya cuba mencari menyelesaian untuk membolehkan Kolej Universiti INSANIAH terus maju dan berkembang.

Saya terbuka untuk dihubungi oleh sesiapa jua yang prihatin dan ingin turut sama menyelesaikan masalah ini. Saya percaya isu ini mempunyai penyelesaian, dan keterbukaan di antara kedua-dua pihak untuk mengadakan perbincangan adalah amat dialu-alukan.

Sekali lagi saya alu-alukan sesiapa juga dari mana-mana organisasi prihatin, badan-badan kerajaan, individu atau pihak Kerajaan Negeri dan YAB Menteri Besar sendiri untuk menghubungi saya sekiranya memerlukan penjelasan ataupun perbincangan untuk menyelesaikan masalah ini. Saya boleh dihubungi melalui talian telefon 012 424 6269.

Terima kasih di atas keprihatinan anda semua, kami amat menghargai segala usaha anda untuk menyelesaikan masalah ini.

Salam Ramadhan, Salam Syawal yang bakal tiba. - http://www.taufiking.com
ReadFull Article ..

Minggu, 02 Maret 2014

Janda Cair Angau Godaan Dr Clinton


RAMPAS...Soh menunjukkan foto lucah yang digunakan suspek untuk menggoda mangsa.
MELAKA - Hanya dalam tempoh dua bulan, seorang janda anak satu kerugian RM233,227.96 gara-gara terjerat dengan ayat-ayat cinta lelaki Nigeria menyamar sebagai doktor yang dikenalinya menerusilaman sosial Facebook pada awal Mei lalu.
Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Komersial (JSJK) negeri, Superintendan Soh Hock Sing berkata, dalam tempoh perkenalan di alam siber itu, lelaki Nigeria itu mendakwa dia bekerja di Switzerland manakala mangsa yang berusia 56 tahun bekerja sebagai seorang setiausaha di sebuah syarikat.
Menurut beliau, setelah usia perkenalan mencecah hampir sebulan, suspek memberitahu bahawa dia ingin mengirim wang sebanyak AS$380,000 (kira-kira RM1,444,000) kepada mangsa kerana ingin membuka sebuah klinik di negara ini.
"Suspek juga memberitahu akan datang ke Malaysia pada penghujung bulan Mei untuk mengambil wang tersebut.
"Pada 30 Mei lalu, suspek mendakwa wang yang dibawa oleh seorang wanita sudah tiba di Kuching, Sarawak, namun pembawa wang tersebut ditahan Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) atas kesalahan membawa wang tunai," kata beliau pada sidang akhbar di Ibu Pejabat Polis Kontinjen (IPK) Melaka.
Hock Sing berkata, suspek yang berhubungan dengan mangsa kemudian merayu agar mangsa menolongnya membayar RM54,500 kepada JKDM kononnya sebagai yuran kerana membawa wang tunai.
Mangsa yang terpedaya dengan kata-kata suspek memasukkan wang tersebut ke dalam akaun bank seorang wanita tempatan pada penghujung Mei lalu.
"Keesokan harinya, janda itu memasukkan sebanyak RM6,500 ke dalam akuan sama setelah suspek mendakwa ada caj lain," kata beliau.
Jelas Hock Sing, pada 1 Jun lalu, mangsa sekali lagi memindahkan wang berjumlah RM77,227.96 ke dalam akaun sama setelah suspek memaklumkan perlu membayar cukai sebanyak tujuh peratus kerana wang yang dibawa itu.
Pada 4 Jun lalu, mangsa sekali lagi memindahkan wang sebanyak RM85,000 kononnya sebagai bayaran tambahan cukai tujuh peratus yang dikenakan.
Pada 5 Jun lalu, mangsa menerima panggilan telefon daripada suspek kononnya wang sudah tiba di Kuala Lumpur dan meminta mangsa membayar RM10,000 kepada pembawa wang berkenaan melalui satu akaun bank lain.
Menurut Hock Sing, mangsa yang berasal dari sini kemudian diminta ke sebuah hotel di Kuala Lumpur kononnya untuk mengambil wang tersebut daripada seorang lelaki Afrika yang ditemani seorang lelaki tempatan.
"Mangsa diperbodohkan lagi apabila lelaki Afrika itu menyuruh mangsa membayar RM10,000 bagi membeli sejenis cecair kononnya bagi mencuci mata wang dolar Amerika Syarikat yang dibawa dalam sebuah peti besi," kata beliau
Bagaimanapun, kata beliau, mangsa terselamat daripada terus kerugian apabila dia tidak membawa duit dan mula berasa curiga dengan kedua-dua lelaki terbabit.
Mangsa kemudian membuat laporan di Balai Polis Banda Hilir pada 16 Ogos lalu.
Polis yang menjalankan siasatan berhubung kes tersebut menahan pemilik akaun yang digunakan suspek.
Pemilik akaun tersebut merupakan seorang pelajar wanita tempatan berusia 23.
Susulan penangkapan wanita itu, polis kemudian menahan tiga lagi lelaki Nigeria di sebuah resort di Putrajaya pada pukul 3 pagi kelmarin.
Polis turut merampas tiga telefon bimbit milik warga asing berkenaan. Semakan telefon bimbit berkenaan mengandungi klip video lucah yang dipercayai digunakan oleh lelaki-lelaki Afrika itu untuk memikat mangsa-mangsa mereka.
ReadFull Article ..