Tampilkan postingan dengan label lelaki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lelaki. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Januari 2014
Lelaki Pengangguran Bakar Diri di Tunis
13 Mac 2013
TUNIS - Seorang lelaki berusia 27 tahun di Tunis, mati setelah melakukan aksi bakar diri di ibukota Tunisia, Tunis sebagai aksi protes sulitnya mencari kerja di Tunisia, Selasa (12/3/2013).
Menurut perlindungan awam Tunisia, lelaki itu mati dengan kondisi luka terbakar tahap tiga. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit yang sama dimana Mohamed Bouazizi pelaku aksi bakar diri lainnya meninggal dunia di bulan Disember 2010.
Bouazizi, mendadak terkenal setelah ia melakukan bakar diri, yang kemudian memicu pemberontakan Musim Semi Arab di Afrika Utara dan Timur Tengah.
Ia membakar diri setelah polis kota, menyita barang dagangannya yaitu buah-buahan. Lelaki berusia 26 tahun itu hanya memperoleh 10 US Dollar seharinya menjual buah. Ia kemudian membakar diri didepan bangunanpemerintah. (cnn)
Menurut perlindungan awam Tunisia, lelaki itu mati dengan kondisi luka terbakar tahap tiga. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit yang sama dimana Mohamed Bouazizi pelaku aksi bakar diri lainnya meninggal dunia di bulan Disember 2010.
Bouazizi, mendadak terkenal setelah ia melakukan bakar diri, yang kemudian memicu pemberontakan Musim Semi Arab di Afrika Utara dan Timur Tengah.
Ia membakar diri setelah polis kota, menyita barang dagangannya yaitu buah-buahan. Lelaki berusia 26 tahun itu hanya memperoleh 10 US Dollar seharinya menjual buah. Ia kemudian membakar diri didepan bangunanpemerintah. (cnn)
TRIBUNNEWS.COM
3 Lelaki ditangkap kerana telanjangi dan memukul seorang pemuda
14 Feb 2013 detikNews
(nvc/ita)
ReadFull Article ..
New Jersey - - Tiga lelakidi New Jersey, Amerika Syarikat ditahan polis kerana menelanjangi seorang pemuda dan memukulinya dengan tali pinggang. Parahnya, aksi kekerasan tersebut dirakam dan videonya kemudian disebarkan melalui internet.
Kekerasan tersebut disebabkan oleh hutang sebanyak US$ 20-30. Datuk Bandar Newark, Cory Booker mengecam aksi kejam semacam itu yang menunjukkan adanya degradasi nilai kemanusiaan.
Ketiga orang yang ditahan tersebut, yakni dua orang yang menelanjangi mangsa, kemudian berulang kali memukuli mangsa yang tak berdaya, beserta seorang lainnya yang merakam seluruh kekerasan tersebut dengan kamera. Video kekerasan ini diunggah ke internet dan tercatat telah diunduh sebanyak lebih dari 40 ribu kali, sebelum akhirnya dicabut oleh pemilik laman web.
Demikian seperti dilansir AFP, Khamis (14/2/2013).
Insiden ini diketahui terjadi pada Ogos 2012 lalu. Dalam video, terlihat sejumlah pejalan kaki yang berlalu begitu saja menyaksikan insiden ini.
Datuk Bandar Booker sendiri mengaku sangat prihatin dengan reaksi masyarakat terhadap insiden ini. Sebabnya, tidak ada satupun laporan masyarakat ke polis soal insiden ini.
"Tidak adanya tindakan dari masyarakat berarti anda sendiri sebenarnya ikut serta dalam kejahatan itu," ucapnya.
Sebaliknya, lanjut Booker, rakaman video kekerasan tersebut justru tersebar luas dengan sangat cepat. Ini berarti, menurut Booker, keadilan telah dikalahkan oleh para pelaku.
"Kes ini tidak pernah dilaporkan. Kita tidak akan pernah tahu jika orang-orang yang melihat video tersebut melalui jaringan media sosial, tidak memberitahu. Video ini ditindaklanjuti dengan adanya penyiasatan yang hanya memerlukan waktu selama 4 hari untuk menangkap para pelakunya," terang Booker.
Kekerasan tersebut disebabkan oleh hutang sebanyak US$ 20-30. Datuk Bandar Newark, Cory Booker mengecam aksi kejam semacam itu yang menunjukkan adanya degradasi nilai kemanusiaan.
Ketiga orang yang ditahan tersebut, yakni dua orang yang menelanjangi mangsa, kemudian berulang kali memukuli mangsa yang tak berdaya, beserta seorang lainnya yang merakam seluruh kekerasan tersebut dengan kamera. Video kekerasan ini diunggah ke internet dan tercatat telah diunduh sebanyak lebih dari 40 ribu kali, sebelum akhirnya dicabut oleh pemilik laman web.
Demikian seperti dilansir AFP, Khamis (14/2/2013).
Insiden ini diketahui terjadi pada Ogos 2012 lalu. Dalam video, terlihat sejumlah pejalan kaki yang berlalu begitu saja menyaksikan insiden ini.
Datuk Bandar Booker sendiri mengaku sangat prihatin dengan reaksi masyarakat terhadap insiden ini. Sebabnya, tidak ada satupun laporan masyarakat ke polis soal insiden ini.
"Tidak adanya tindakan dari masyarakat berarti anda sendiri sebenarnya ikut serta dalam kejahatan itu," ucapnya.
Sebaliknya, lanjut Booker, rakaman video kekerasan tersebut justru tersebar luas dengan sangat cepat. Ini berarti, menurut Booker, keadilan telah dikalahkan oleh para pelaku.
"Kes ini tidak pernah dilaporkan. Kita tidak akan pernah tahu jika orang-orang yang melihat video tersebut melalui jaringan media sosial, tidak memberitahu. Video ini ditindaklanjuti dengan adanya penyiasatan yang hanya memerlukan waktu selama 4 hari untuk menangkap para pelakunya," terang Booker.
(nvc/ita)
Langganan:
Postingan (Atom)