Tampilkan postingan dengan label gangguan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gangguan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Desember 2013

Akta Gangguan Seksual Perlu Segera Diperkenal


IPOH – Kerajaan digesa segera memperkenal Akta Gangguan Seksual agar kesalahan itu dapat diselesai mengikut peruntukan undang-undang yang lebih jelas tanpa menggunakan akta lain.

Pengerusi Jawatankuasa Pembangunan Wanita, Keluarga, Kebajikan Masyarakatdan Integrasi Nasional negeri Perak Datuk Rusnah Kassim berkata ketika ini, kesalahan atau perbuatan gangguan seksual tidak boleh diambil tindakan di bawah Kod Amalan Pencegahan dan Pembasmian Gangguan Seksual sedia ada.

“Sekarang kita hanya ada dalam bentuk Kod sahaja dan ia tidak memperuntukkan tindakan undang-undang yang boleh diambil.

“Jika berlaku perbuatan gangguan seksual, kita terpaksa mengambil tindakan di bawah undang-undang lain seperti jenayah dan Akta Pekerja 1955,” katanya kepada pemberita di luar persidangan Dewan Undangan Negeri di sini hari ini.

Beliau berkata meskipun tidak mempunyai perincian dan statistik kejadian gangguan seksual, sudah tiba masanya negara memiliki Akta Gangguan Seksual dan ia bukan hanya untuk membela kaum wanita kerana perkara itu juga boleh berlaku kepada lelaki.

“Sudah tiba masanya Majlis Pembangunan Wanita memperjuangkan perkara ini. Keperluannya ada untuk mewujudkan akta ini,” katanya

Terdahulu, menjawab soalan Chua Yee Ling (PKR-Kuala Sepetang), Rusnah berkata kerajaan negeri Perak sudah lama mengamalkan Bajet Responsif Gender dengan memperuntukkan dana khusus bagi pembangunan hal ehwal wanita setiap tahun.

“Semenjak 2010 lagi, sebanyak RM2 juta diperuntuk khusus bagi pembangunan hal ehwal wanita di Perak dan pelbagai program telah dilaksana.

“Begitu juga untuk 2014, sejumlah RM2 juta diberi sebagai peruntukan khusus,” katanya. – BERNAMA

P/S - Gangguan seksual juga sering berlaku pada kaum lelaki. Ini dikaitkan dengan wanita yang berpakaian seksi. - SiakapKeli.com
ReadFull Article ..

Sabtu, 23 November 2013

Cara terhindar dari gangguan pencernaan



Ghiboo.com - Ternyata, beberapa jenis makanan bisa memicu masalah pencernaan. Agar tidak terjadi masalah dalam sistem pencernaan Anda, coba hindari beberapa makanan berikut, yang dilansir melalui Health (2/8).

Tinggi lemak dan gorengan

Kedua makanan ini bisa memperberat kerja perut, sehingga memicu refluks asam dan mulas. Makanan tinggi lemak juga menyebabkan tinja berwarna pucat, atau biasa dikenal dengan steatorrhea. Penderita sindrom iritasi usus juga diharuskan mengurangi asupan makanan tinggi lemak, termasuk mentega dan krim.

Bubuk cabai

Semua makanan pedas mengiritasi kerongkongan dan menyebabkan perut mulas. Makanan pedas juga sebaiknya dihindari bagi para penderita sindrom iritasi usus besar atau mereka yang menderita maag kronis.

Susu

Ya, tubuh memerlukan kalsium untuk tulang. Namun, Anda bisa memperoleh asupan kalsium dari produk susu lainnya, seperti keju. Bagi mereka yang tidak toleran terhadap laktosa (intoleran laktosa), susu bisa menyebabkan diare, perut penuh gas, dan kembung serta kram. Penyakit celiac, crohn dan kemoterapi dapat merusak usus yang juga menyebabkan intoleran laktosa.

Alkohol

Memang sih, alkohol membuat tubuh menjadi rileks. Sayangnya, alkohol juga menyebabkan refluks asam atau mual. Minuman ini juga memicu peradangan lapisan perut, merusak enzim tertentu dan mencegah nutrisi diserap. Terlalu banyak menegak alkohol juga menyebabkan diare dan kram.

Beri

Buah-buahan keluarga beri memang baik, namun biji halusnya bisa menjadi masalah bagi penderita diverticululitus (penyakit di usus besar di mana muncul kantong-kantong gelembung di luar usus besar).

Cokelat

Penelitian pada tahun 2005 menunjukkan bahwa cokelat sebaiknya dihindari bagi penderita sindrom iritasi usus besar atau sembelit kronis. Cokelat juga mengandung kafein yang memicu kram, kembung dan diare.

Kopi, teh, dan soft drink

Kopi, teh, dan minuman bersoda tidak hanya meningkatkan asam lambung tetapi juga bertindak sebagai diuretik yang bisa menyebabkan diare dan perut kram. Minuman berkafein juga menyebabkan masalah tertentu, terutama bagi penderita gastroesophageal reflux disease (GERD).

Jagung

Jagung mengandung selulosa, sebuah jenis serat yang tidak bisa dicerna dengan mudah. Jika Anda tetap ingin memakan jagung, cobalah dikunyah lebih lama. Jika tidak sempurna mengunyahnya, bisa menyebabkan sakit perut dan perut penuh gas.

sumber
ReadFull Article ..